Berita kampus

Institut Pahlawan 12 Raih Peringkat 2 Se-Sumbagsel dalam Pendanaan Penelitian Kompetitif Nasional 2026
Riset & Inovasi
16 Jul 2026

Institut Pahlawan 12 Raih Peringkat 2 Se-Sumbagsel dalam Pendanaan Penelitian Kompetitif Nasional 2026

Institut Pahlawan 12 Raih Peringkat 2 Se-Sumbagsel dalam Pendanaan Penelitian Kompetitif Nasional 2026 Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi. Institut Pahlawan 12 (Inpalas) berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Peringkat 2 Se-Sumbagsel (Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung) sebagai Penerima Pendanaan Program Penelitian Kompetitif Nasional Tahun Anggaran 2026. Penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II ini didasarkan pada jumlah judul penelitian yang berhasil didanai untuk bentuk perguruan tinggi institut. Sertifikat apresiasi diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., dan diterima langsung oleh Rektor Institut Pahlawan 12, Dr. Darol Arkum, M.Si. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen Institut Pahlawan 12 dalam meningkatkan mutu riset dan pemenuhan Tridharma Perguruan Tinggi yang berdampak. Terus Berkarya, Menginspirasi Negeri. Bersama Riset, Wujudkan Perguruan Tinggi Unggul dan Berdampak!

Rektor Institut Pahlawan 12 Diundang 4 Kali Berturut Jadi Pembicara di Konferensi Internasional GAMAICEB UGM
Riset & Inovasi
07 Jun 2026

Rektor Institut Pahlawan 12 Diundang 4 Kali Berturut Jadi Pembicara di Konferensi Internasional GAMAICEB UGM

BABELPOS.ID - Rektor Institut Pahlawan 12, Dr. Darol Arkum untuk keempat kalinya secara berturut-turut, dipercaya sebagai pembicara dalam ajang bergengsi Gadjah Mada International Conference on Economics and Business (GAMAICEB) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM). Undangan ini diberikan setelah hasil penelitiannya pada tahun 2026 lolos seleksi pada konferensi internasional tentang studi e commerce dan pertumbuhan ekonomi nasional. Keikutsertaan sebagai pembicara sebelumnya dalam konferensi ini dilakukan pada tahun 2023, 2024, 2025 dana 2026. Undangan keempat kali ini tahun 2026 menjadi penanda konsistensi pemikiran dan kontribusi akademik Dr. Darol Arkum dalam forum ekonomi internasional yang rutin dihadiri oleh para peneliti dan praktisi dari berbagai negara. Dalam konferensi yang akan berlangsung pada bulang September 2026 di Yogyakarta tersebut, Rektor Institut Pahlawan 12 menyampaikan pemikiran strategisnya di hadapan peserta yang berasal dari berbagai negara termasuk Rusia, Singapura, Taiwan, dan Australia. Dalam keterangannya, Dr. Darol Arkum mengangkat isu substantif mengenai kebijakan fiskal dan insentif investasi. Ia menyoroti bagaimana strategi regulasi pemerintah melalui pemberian insentif dan kemudahan investasi (tax allowance) berdampak terhadap percepatan investasi serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran di 34 provinsi di Indonesia. "Strategi kebijakan pemerintah melalui pemberian insentif dan kemudahan investasi telah mendorong peningkatan investasi di seluruh provinsi di Indonesia dan berdampak terhadap kesejahteraan. Namun, pemerintah daerah perlu mendorong respons kebijakan regional untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat," ujar Dr. Darol Arkum di Sungailiat, Minggu (7/6). Prestasi beruntun ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi bukti nyata internasionalisasi Institut Pahlawan 12. Di bawah kepemimpinan Dr. Darol Arkum, kampus yang berpusat di Sungailiat, Bangka Belitung ini terus mendorong ekosistem riset dan inovasi yang berdampak luas, sejalan dengan visi untuk membangun jejaring global. Keikutsertaan aktif pimpinan Institut dalam forum-forum seperti GAMAICEB diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi riset internasional bagi para dosen dan mahasiswa. Hal ini juga memperkuat posisi Institut Pahlawan 12 sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada riset, tetapi juga aktif memberikan solusi atas tantangan ekonomi regional dan nasional. Gadjah Mada International Conference on Economics and Business (GAMAICEB) merupakan konferensi tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh FEB UGM. Ajang ini menjadi wadah diskusi bagi akademisi dan peneliti dunia mengenai tantangan serta peluang di bidang ekonomi, bisnis, dan akuntansi. Edisi ke-12 ini mengusung tema besar "Inclusivity and Diversity in Economics, Business, and Accounting Beyond Borders" yang menyoroti pentingnya inovasi dan kerja sama antarnegara di tengah ketidakpastian global.

Rektor Institut Pahlawan 12 Diundang sebagai Pembicara Konferensi Internasional di Vietnam
Riset & Inovasi
03 Jun 2026

Rektor Institut Pahlawan 12 Diundang sebagai Pembicara Konferensi Internasional di Vietnam

BABELPOS.ID, SUNGAILIAT - Rektor Institut Pahlawan 12, Dr. Darol Arkum menerima undangan bergengsi sebagai pembicara dalam The 8th Asia Conference on Business and Economic Studies (ACBES 2026) yang akan diselenggarakan di University of Economics Ho Chi Minh City, Vietnam. Konferensi internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 3-4 Agustus 2026. VIP BET 88

Institut Pahlawan 12 dan KTB UKM Dorong Ekonomi Sirkular, Olah Sumber Daya Lokal Jadi Produk Bernilai
Akademik
17 May 2026

Institut Pahlawan 12 dan KTB UKM Dorong Ekonomi Sirkular, Olah Sumber Daya Lokal Jadi Produk Bernilai

(Bangka) ,– Institut Pahlawan 12 berkolaborasi dengan Kelompok Tumbuh Bersama Usaha Kecil Menengah (KTB UKM) menggelar Seminar Kreativitas Pemanfaatan Produk Sirkular Ekonomi di Gedung Pascasarjana SETARA IV Institut Pahlawan 12, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan edukasi, motivasi, sekaligus praktik langsung pengolahan kekayaan alam setempat menjadi produk ekonomi bernilai jual tinggi, melalui pendekatan ekonomi sirkular dan kewirausahaan sosial. KTB UKM merupakan komunitas kewirausahaan sosial yang digagas dr. Eddy Kristianto dan drg. Renny Limarga, dengan fokus utama membina dan memberdayakan masyarakat serta pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia. Dalam sesi materi, para peserta diperkenalkan pada beragam inovasi berbasis potensi lokal, di antaranya pembuatan sabun garam dan body lotion berbahan dasar air laut dan garam, yang dikembangkan menjadi produk perawatan kulit berkualitas. Pemaparan materi juga menekankan strategi pemberdayaan yang diusung KTB UKM, yang lebih mengutamakan pengembangan kemampuan berkelanjutan dibandingkan pemberian bantuan sesaat. Pendekatan ini memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang ada di lingkungan sekitar, dengan pola pembinaan usaha yang sederhana namun bisa diterapkan dalam jangka panjang oleh masyarakat luas. Ada empat pilar keberhasilan yang menjadi kunci gerakan KTB UKM, yaitu pembentukan pola pikir dan karakter pelaku usaha, terciptanya usaha yang menguntungkan dan berkelanjutan, memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial, serta menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup. Inisiator kegiatan sekaligus Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bangka, Kwartanto, berharap kegiatan ini mampu mengubah cara pandang para pelaku usaha dan generasi muda. Menurutnya, kekayaan alam yang melimpah di Bangka Belitung belum sepenuhnya diolah menjadi produk unggulan yang berdaya saing tinggi. “Kegiatan ini diharapkan mampu membuka pola pikir peserta agar lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan produk lokal. Penguatan merek, strategi pemasaran, dan pemanfaatan potensi daerah harus berjalan beriringan, agar produk dari daerah kita mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Kwartanto. Secara resmi, kegiatan ini dibuka oleh Dr. Yan Megawandi, M.Si. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis yang melibatkan unsur pendidikan, komunitas sosial, dan pelaku usaha. Sinergi ini dinilai sangat penting untuk mempercepat pengembangan ekonomi kreatif yang berpijak pada kekuatan masyarakat setempat. Salah satu peserta, Rahmat, mengaku sangat terbantu dengan materi yang disampaikan, terutama karena kegiatan ini tidak hanya berhenti pada teori. Ia dan peserta lain diajak langsung mempraktikkan cara pembuatan produk hingga jadi. “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami tidak hanya diberi wawasan dan motivasi, tapi langsung diajak praktik membuat produk. Jadi kami benar-benar paham inovasi apa yang bisa dikembangkan dan bagaimana peluang usaha dari potensi lokal yang ada di Bangka Belitung ini,” ungkap Rahmat. Senada dengan hal itu, Rektor Institut Pahlawan 12, Dr. Darol Arkum, M.Si, menilai kegiatan ini memiliki nilai lebih karena menggabungkan pengetahuan akademis dengan penerapan nyata. Ia berharap ilmu yang didapat peserta dapat terus dikembangkan dan membawa dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. “Kegiatan ini sangat berharga karena tidak sekadar teoritis, tapi ada produk nyata yang dihasilkan. Pengetahuan dan pengalaman ini kami harapkan dapat diaplikasikan secara berkelanjutan, sehingga melahirkan manfaat ekonomi sekaligus inovasi baru bagi masyarakat luas,” tegas Dr. Darol Arkum. Para peserta yang hadir terdiri dari pimpinan dan dosen Institut Pahlawan 12, mahasiswa Program Studi Kewirausahaan, masyarakat umum, serta perwakilan ibu-ibu PKK Kelurahan Jelitik. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk jalinan sinergi yang erat antara perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat, guna memperkuat ekosistem UMKM berbasis potensi lokal dan ekonomi sirkular di wilayah Bangka Belitung.(KBO BABEL)

Bank Sumsel Babel Syariah Serahkan Beasiswa Rp 16,8 Juta untuk Mahasiswa Institut Pahlawan 12
Akademik
27 Apr 2026

Bank Sumsel Babel Syariah Serahkan Beasiswa Rp 16,8 Juta untuk Mahasiswa Institut Pahlawan 12

(SUNGAI LIAT) – Komitmen mendukung akses pendidikan tinggi bagi generasi muda terus diperkuat melalui penyaluran beasiswa kepada mahasiswa Institut Pahlawan 12. Sebanyak empat mahasiswa menerima bantuan pendidikan dari Bank Sumsel Babel Syariah dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-260 Kota Sungailiat, Senin (27/4/2026). Penyerahan beasiswa yang berlangsung di Gedung Sepintu Sedulang ini ditujukan khusus bagi mahasiswa berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu, agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi dengan layak dan optimal. Setiap mahasiswa menerima bantuan senilai Rp 4.200.000, sehingga total nilai beasiswa yang disalurkan mencapai Rp 16.800.000. Para penerima berasal dari berbagai program studi, meliputi Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Komunikasi, dan Kewirausahaan, yang dinilai memiliki capaian akademik baik di tengah keterbatasan ekonomi. Rektor Institut Pahlawan 12, Dr. Darol Arkum, M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan yang diberikan pihak perbankan. Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar meringankan beban biaya, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berprestasi. “Beasiswa ini sangat berarti, terutama bagi mahasiswa kami yang tidak hanya berprestasi tetapi juga berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan ini bukan sekadar meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Darol Arkum. Ia menambahkan, program ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor perbankan mampu menghadirkan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Syariah Sungailiat, Andri Subroto, S.T., M.M., AMIPR, menegaskan bahwa pihaknya memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Sebagai lembaga keuangan syariah milik daerah, komitmen tidak hanya difokuskan pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Sebagai lembaga keuangan syariah milik daerah, kami sadar bahwa untuk mendukung kota yang berkelanjutan, penopang utamanya adalah pendidikan dan kesehatan. Kami memandang pendidikan sebagai investasi terbaik dan bentuk kolaborasi yang kuat dalam mempersiapkan masa depan daerah,” jelas Andri. Acara penyerahan beasiswa ini dilakukan langsung oleh Bupati Bangka, Wakil Bupati Bangka, dan Ketua DPRD Kabupaten Bangka. Momentum peringatan HUT Sungailiat ke-260 ini dijadikan simbol bahwa pembangunan tidak hanya dilihat dari aspek infrastruktur, tetapi juga investasi pada pendidikan generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah.(KBO BABEL)

16 Dosen Institut Pahlawan 12 Raih Penghargaan Kompetisi Riset Kemendiktisainstek 2026
Riset & Inovasi
26 Apr 2026

16 Dosen Institut Pahlawan 12 Raih Penghargaan Kompetisi Riset Kemendiktisainstek 2026

BABELPOS.ID, SUNGAILIAT - Sebanyak 16 dosen dari Institut Pahlawan 12 berhasil meraih penghargaan kompetisi riset kemendiktisainstek dalam program hibah penelitian nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk tahun anggaran 2026. Capaian ini menjadi prestasi membanggakan di tengah ketatnya persaingan nasional. Berdasarkan data resmi, jumlah proposal yang masuk pada program hibah tahun ini mencapai 104.546 proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Namun, hanya 18.215 proposal yang dinyatakan lolos pendanaan, atau sekitar 17,8 persen. Tingkat kelolosan yang rendah ini menunjukkan seleksi yang sangat kompetitif dan berbasis kualitas. Rektor Institut Pahlawan 12 menyampaikan bahwa keberhasilan 16 dosen tersebut merupakan bukti nyata peningkatan kualitas riset di lingkungan kampus. “Ini adalah hasil kerja keras dan komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya penelitian yang unggul dan relevan,” ujarnya. Penelitian dosen Institut Pahlawan 12 yang berhasil lolos didominasi oleh bidang ilmu komunikasi, administrasi negara, dan kewirausahaan sesuai dengan jurusan yang ada di kampus. Ketiga bidang ini dikembangkan melalui pendekatan kolaboratif lintas disiplin, dengan mengintegrasikan berbagai keilmuan lain guna menjawab tantangan nyata di masyarakat. Topik yang diangkat dalam penelitian meliputi isu-isu strategis seperti pengelolaan lingkungan, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, transformasi digital, hingga penguatan ekonomi berbasis lokal. Pendekatan interdisipliner ini dinilai mampu menghasilkan inovasi yang lebih aplikatif dan berdampak luas. Selain capaian di bidang penelitian, Institut Pahlawan 12 juga mencatatkan prestasi dalam pemeringkatan perguruan tinggi di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II. Kampus ini berhasil meraih: Peringkat 2 perguruan tinggi di Provinsi Bangka Belitung; - Peringkat 1 kategori institut di Bangka Belitung - Peringkat 3 kategori institut di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Para dosen penerima hibah diharapkan dapat menghasilkan luaran berupa publikasi ilmiah bereputasi, model kebijakan, serta inovasi yang dapat diimplementasikan di masyarakat dan dunia industri. Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis riset. Dengan berbagai pencapaian ini, Institut Pahlawan 12 optimistis dapat terus memperkuat perannya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi yang berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.